Labuhanbatu Selatan, bintangharian.com 31 Juli 2025 — Dalam upaya memperkuat peran dakwah Islam di tengah perkembangan era digital, Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar Muzakarah bertajuk Standarisasi Media MUI. Kegiatan ini berlangsung di Kantor MUI Labusel, Jalinsum Kotapinang–Gunung Tua, Lingkungan Simaninggir, Kecamatan Kotapinang.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Ketua MUI Labusel H. Makmur Ismail Harahap, Sekretaris MUI Thoriq Mustaqim Tambak, Sekretaris Dinas Kominfo Labusel Andi Nasution, para ketua komisi MUI, serta perwakilan ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, Al Washliyah, dan Persis.
Kegiatan diawali dengan pembacaan wahyu ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta laporan dari ketua panitia, Mirwan Hasibuan. Muzakarah secara resmi dibuka oleh Ketua MUI Labusel H. Makmur Ismail Harahap.
Dalam sambutannya, H. Makmur menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung program dakwah MUI di era digital. “Media MUI dibentuk sebagai wadah pengelolaan informasi dan kegiatan dakwah, baik yang berasal dari komisi-komisi maupun MUI tingkat kecamatan. Tujuannya adalah agar informasi yang disampaikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif,” ujarnya.
Sebagai narasumber utama, Sekretaris Kominfo Labusel, Andi Nasution, memaparkan pentingnya penerapan standar etika dalam pengelolaan media dakwah. Ia menekankan bahwa media yang dijalankan MUI harus menjaga integritas informasi dengan menghindari hoaks, berita provokatif, dan tidak seimbang.
“Media dakwah harus menjadi rujukan yang terpercaya bagi umat. Kolaborasi lintas komisi di MUI sangat penting agar semua kegiatan dapat terhimpun dan disebarluaskan secara tepat sasaran,” tegasnya.
Sesi berikutnya diisi oleh Ustaz Sopyan Almi yang menyoroti peluang besar dakwah melalui media digital. Ia menyampaikan harapan agar Media MUI Labusel menjadi pelopor dalam penyampaian informasi keislaman yang berkualitas dan mencerahkan. “Jika dikelola dengan baik, Media MUI bisa membawa Labusel menjadi contoh dalam penguatan dakwah digital di tingkat kabupaten,” ujarnya.
Sebagai penutup acara, Ketua MUI Labusel menyerahkan buku Sejarah Ulama Labusel kepada Sekretaris Kominfo, Ketua Muhammadiyah, dan Ketua Persis, sebagai simbol pelestarian nilai-nilai keulamaan di daerah. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan pengurus MUI Labusel.