Berita  

Pembangunan Lahan Kantor Polres Labusel Sebabkan Banjir dan Lumpur, Warga Terdampak Menjerit

Labusel, bintangharian.com – Alih-alih membawa manfaat, pembangunan lahan kantor Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) di Jalan Lintas Sumatera, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, justru menimbulkan penderitaan bagi warga sekitar. Sejak proyek ini dimulai, rumah-rumah warga kini terendam lumpur dan kebanjiran setiap kali hujan turun.

Kondisi ini dialami oleh Nurmala (60) dan H. M. Harapan (45), serta sedikitnya sembilan rumah lainnya yang terdampak. Mereka mengaku sejak lahan kantor Polres tersebut dibangun, air hujan selalu mengalir ke pemukiman mereka, membawa lumpur yang menggenangi halaman hingga masuk ke dalam rumah.

“Setiap kali hujan, air langsung mengalir ke rumah kami. Lumpur memenuhi halaman, bahkan masuk ke dalam rumah. Rumah Bu Nurmala malah sudah tidak bisa ditempati lagi, padahal sebelumnya biasa disewakan,” ungkap Harapan kepada media, Rabu (5/3/2025).

Dari hasil pantauan di lokasi, terlihat genangan lumpur dengan ketebalan mencapai 20 cm di beberapa titik, sangat mengganggu aktivitas warga. Warga juga mengeluhkan bahwa air hujan yang turun dari lahan pembangunan kantor Polres langsung meluber ke jalan, sebelum akhirnya masuk ke pemukiman.

Harapan menambahkan bahwa mereka sudah berulang kali menyampaikan keluhan sejak awal pembangunan, baik kepada pihak rekanan proyek maupun Dinas PUPR Labusel. Namun hingga kini, belum ada tindakan nyata untuk mengatasi permasalahan ini.

“Sampai kapan kami harus merasakan penderitaan ini? Kami butuh solusi, bukan janji,” keluh salah satu warga dengan nada kecewa.

Warga berharap, dengan adanya pemberitaan ini, pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan segera turun tangan dan memberikan solusi agar dampak pembangunan ini tidak semakin merugikan masyarakat.

Sementara itu, Toni, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan lahan/kantor Polres Labusel, beberapa kali dikonfirmasi melalui telepon dan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada respons meskipun pesan telah terbaca.

Warga kini menantikan langkah konkret dari pihak terkait agar pembangunan yang dilakukan benar-benar membawa manfaat dan keadilan, bukan malah menyengsarakan masyarakat sekitar.

Writer: R.A. Silaban Editor: Jamal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *