Berita  

Diduga Langgar Aturan, Proyek Drainase di Labusel Tak Pasang Plank Proyek

Labuhanbatu Selatan,  bintangharian.com – Proyek pembangunan drainase (paret) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di depan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Simpang Kayu Manis, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, menuai tanda tanya dari masyarakat. Pasalnya, meski pekerjaan telah berjalan sekitar dua minggu, tidak ditemukan adanya plank proyek di lokasi tersebut.

Ketiadaan papan informasi proyek membuat warga bertanya-tanya soal asal dana, volume pekerjaan, hingga tahun anggaran pembangunan drainase tersebut. Padahal, pemasangan papan proyek merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta Permen PUPR Nomor 12 Tahun 2014.

Arif (38), yang disebut para pekerja sebagai mandor lapangan, saat dikonfirmasi Rabu (20/8) mengaku tidak mengetahui detail proyek tersebut.

“Saya tidak tahu proyek apa ini, kami hanya pekerja. Sejak mulai bekerja dua minggu lalu memang tidak ada plank proyek. Kami sendiri berasal dari Pasar Bengkel, Medan, dan untuk sementara menginap di kontrakan di Blok Songo, Desa Sisumut,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Labuhanbatu Selatan, Candra Marwansyah Siregar, SH menegaskan bahwa setiap pekerjaan pemerintah wajib dilengkapi papan proyek sebagai bentuk transparansi kepada publik.

“Pemasangan papan proyek itu sudah jelas diatur dalam undang-undang. Tanpa adanya papan informasi, proyek terkesan tertutup dan bisa menimbulkan kecurigaan masyarakat,” tegas Candra.

Hingga kini, belum diketahui instansi mana yang bertanggung jawab atas pembangunan drainase di Jalinsum Kampung Rakyat tersebut. Warga berharap pihak terkait segera memberikan kejelasan agar proyek berjalan transparan sesuai aturan yang berlaku.

Writer: R.A. Silaban Editor: Jamal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *