Berita  

PERANGKAT DESA SOSOPAN KELUHKAN HONOR 2025 BELUM DILUNASI, PJ KADES JARANG MASUK KANTOR

Labuhanbatu Selatan, bintangharian.com – Kisruh kembali mencuat di Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sejumlah perangkat desa dan kader mengeluhkan honor tahun anggaran 2025 yang hingga kini belum juga dilunasi. Kondisi ini diduga kuat dipicu lemahnya kepemimpinan Penjabat (PJ) Kepala Desa Sosopan berinisial ES, yang disebut-sebut jarang bahkan nyaris tidak pernah masuk kantor.

Persoalan tersebut terungkap saat puluhan jurnalis media cetak dan online menyambangi Kantor Desa Sosopan pada Rabu (27/1/2026). Dari penuturan beberapa sumber internal desa, terungkap bahwa tunggakan honor menyentuh banyak pihak dan berlangsung cukup lama.

“Sampai sekarang honor aparatur desa tahun 2025 belum dilunasi. Ada yang belum dibayar sama sekali. Honor Kepala Dusun masih tertunggak satu bulan, honor RT belum dibayar selama sembilan bulan, honor 35 orang kader posyandu tertunggak enam bulan, bahkan honor bilal mayit sama sekali tidak dibayarkan sepanjang tahun 2025,” ungkap salah satu sumber.

Para perangkat desa tersebut meminta identitas mereka dirahasiakan. Mereka mengaku berada dalam tekanan dan khawatir kehilangan pekerjaan jika bersuara terbuka.

“Tolong Pak, nama kami jangan dipublikasikan. Kami masih ingin bekerja. Kami juga berharap PJ Kades kami bisa segera diganti sebelum kondisi desa semakin parah. Tahun ini saja tidak ada pembangunan infrastruktur,” ujar sumber dengan nada cemas.

Dari pantauan di lapangan, komunikasi perangkat desa dengan para jurnalis tampak kaku dan penuh kehati-hatian. Raut wajah mereka menunjukkan ketakutan, meski belum dapat dipastikan apakah ada bentuk intimidasi yang dialami.

Sumber yang sama juga menyebutkan bahwa PJ Kades ES jarang berada di kantor desa. Bahkan sejak 24 Desember 2025 hingga 27 Januari 2026, yang bersangkutan hanya sekali terlihat masuk kantor, yakni saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada 12 Januari 2026.

“Itu pun hanya sebentar, acara belum selesai PJ Kades sudah pulang. Kemungkinan beliau tidak ingin ditagih honor oleh kader posyandu dan lainnya, padahal mereka hadir karena kami undang,” tambah sumber.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, PJ Kades Sosopan ES belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui telepon seluler telah dilakukan berulang kali, namun tidak mendapat respons. Bahkan, menurut informasi, kewajiban terhadap sekitar 40 mitra juga belum diselesaikan.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah pihak menilai kinerja PJ Kades Sosopan tidak sejalan dengan semangat program Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang mengusung slogan “Kita Bangun, Kita Jaga, dan Kita Rawat Kampung Kita.”

Masyarakat pun berharap Bupati Labuhanbatu Selatan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap PJ Kades Sosopan sebelum persoalan ini menimbulkan dampak yang lebih luas dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.

Writer: Roynal A. Silaban Editor: Jamal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *