Labuhanbatu Selatan, bintangharian.com — Peringatan Hari Ibu ke-97 di Gedung Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK) berlangsung penuh haru, kebanggaan, dan semangat pemberdayaan, Jumat (12/12/2025). Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, menjadi panggung apresiasi bagi kiprah perempuan Indonesia sebagai pilar penting dalam memajukan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery menyampaikan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan atau perayaan Mother’s Day versi Indonesia, melainkan penghormatan mendalam kepada perempuan yang telah berjuang, berkarya, dan menggerakkan perubahan dalam berbagai lini kehidupan.
“Sejak penetapan Hari Ibu melalui Keppres Nomor 316 Tahun 1959, perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa,” ujar Bupati saat membacakan amanat tersebut.
Peringatan Hari Ibu memiliki akar sejarah kuat dari Kongres Perempuan Indonesia I tahun 1928 di Yogyakarta—momen monumental yang menandai lahirnya gerakan perempuan nasional. Semangat inilah yang terus diwariskan hingga kini, ketika perempuan menghadapi berbagai tantangan mulai dari beban ganda, keterbatasan akses, hingga kekerasan berbasis gender.
Meski demikian, perempuan Indonesia telah membuktikan diri sebagai penggerak inovasi dan penjaga nilai kemanusiaan. Ketangguhan ini, menurut Bupati, menjadi bukti bahwa kemajuan bangsa berjalan seiring dengan kemajuan perempuan.
Tahun ini, Peringatan Hari Ibu mengusung tema nasional “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan bahwa perempuan bukan hanya objek pembangunan, melainkan motor utama yang memperkuat ekonomi keluarga, memimpin komunitas, mengembangkan usaha, berkarya di bidang publik, serta menjaga keberlanjutan kehidupan sosial dan budaya.
“Dari pesisir hingga kota, dari UMKM hingga tenaga kesehatan, dari petani, pendidik, hingga perempuan di ranah pemerintahan dan teknologi—mereka semua adalah wajah ketangguhan Indonesia,” ucap Bupati.
Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa pemerintah terus mendorong berbagai program strategis seperti Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), serta memperkuat perlindungan hukum melalui UU TPKS, UU PKDRT, dan implementasi CEDAW. Upaya pengarusutamaan gender di seluruh sektor pembangunan juga menjadi agenda prioritas.
“Kita membutuhkan langkah nyata, kerja bersama, dan dukungan seluruh masyarakat agar perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan nasional,” tegasnya.
Mengakhiri sambutan, Bupati Fery menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh perempuan yang telah memberikan tenaga, pikiran, cinta, dan karya bagi perjalanan bangsa.
“Selamat Hari Ibu ke-97. Mari kita perkuat peran perempuan menuju Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan. Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045.”
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Pj Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, Ketua TP PKK Labusel Ny. Indah Fery Simatupang, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga Ny. Linda Syahdian Purba Siboro, Ketua DWP Ny. dr. Kartika Reza Pahlevi, para camat, serta tamu undangan lainnya.












